Setiap kita merasa bahwa untuk bisa jadi unggul maka harus berkompetisi, karena secara kasat mata dapat dilihat dengan jelas bahwa manusia-manusia unggul hanya sedikit (secara kasat mata). Posisi-posisi untuk manusia unggul juga terbatas, lantas bagaimana bisa kita yang berada pada posisi itu? Sebenarnya mudah, namun tetap sulit. setiap sisi kemudahan ada kesulitan dan sebaliknya. Satu hal yang layak dihargai tentang nilai "unggul". Selama kita tidak cenderung berhadapan dengan makna "kasat mata" maka setiap kita bisa. toh pada akhirnya itu yang jauh lebih penting. Keberhasilan sesungguhnya hanya bisa diraih jika kita siap "tanpa nama". Cara paling cerdas menjadi unggul adalah membiasakan pada hal-hal kecil kehidupan kita. Kebiasaan berkualitas adalah nilai wajib bagi pencari keunggulan. kesadaran diri akan arti unggul yang sesungguhnya akan bisa mengantarkan pada kebiasaan yang berkualitas.
Jumat, 16 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar