RSS
Facebook
Twitter

Senin, 03 November 2008

Panggilan Hidup

Adanya rasa empati yang luar biasa, tidak lain adalah pengejawantahan sisi lain manusia
sebagai identitas sosial.Pun keinginan untuk menjadi yang paling sejahtera dengan tatanan hidup serba cukup bahkan berlebih, itu sisi lain dalam dimensi usaha (bisnis). Intelektual yang paling sering menjadi pembeda manusia dengan wujud yang lain juga adalah sisi terdalam dari jelentrehan profesi (keilmuan). Setidaknya cukuplah itu menjadi panggilan-panggilan damai dalam hidup yang teramat singkat. Mendobrak paradigma lama dan menginisisai desain peradaban tidaklah murah apalagi mudah,meskipun juga tidak identik dengan kepayahan. Menemukan panggilan hidup itulah Pekerjaan rumah kita, sebab dengannya hidup akan lebih bernuansa.Jalan tersebut jelas bukanlah jalan untuk semua orang, terutama bagi mereka yang menyukai status quo atau belum menemukan panggilan hidupnya. Waktu itu diam, bahkan saking diamnya bisa saja diatur sedemikian rupa,sehingga jangan pernah gundah dengan waktu.Tidak pernah ada kata terlambat di dunia ini sampai kapanpun, kecuali kita sendiri yang menghambat.Sebagaimana tidak akan pernah ada yang terlindas oleh roda kehidupan yang seakan menjadi momok tersendiri bagi yang masih diam.Terlambat itu ketika nyawa telah sampai kekerongkongan titik!

0 komentar:

  • Blogger news

  • Blogroll

  • About