Ada semacam kekhawatiran bahwa ternyata keinginan yang jernih justru muncul dalam suasana yang emosional dalam arti temperamen. Pemikiran mengenai peradaban mengenai karakter dan mengenai kehidupan yang lebih beradab kadang kali terucap dalam ketegangan kalimat. semacam ketidakpuasan yang terpendam, tapi lagi-lagi hal seperti itu hanya godaan. Untuk itu kembali perlu direnungi, sebenarnya pemikiran yang tajam lebih pantas mengisi proses peradaban dari pada sekedar caci maki yang rentan konflik
Kamis, 07 Juni 2012
Perlu kembali di renungi
Posted by tyo on 20.43 with No comments
Ada semacam kekhawatiran bahwa ternyata keinginan yang jernih justru muncul dalam suasana yang emosional dalam arti temperamen. Pemikiran mengenai peradaban mengenai karakter dan mengenai kehidupan yang lebih beradab kadang kali terucap dalam ketegangan kalimat. semacam ketidakpuasan yang terpendam, tapi lagi-lagi hal seperti itu hanya godaan. Untuk itu kembali perlu direnungi, sebenarnya pemikiran yang tajam lebih pantas mengisi proses peradaban dari pada sekedar caci maki yang rentan konflik
Categories:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar